Tindakan beberapa warga menghadang sebagian mobil punya PT Chevron Geothermal Indonesia (CGI) yang melewati Kecamatan Pasirwangi, Garut, Jawa Barat, Senin pagi 2 November, bermotif ekonomi. Kepala Bagian Jalinan Orang-orang Polda Jawa Barat Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono menyampaikan, tindakan itu menuntut transparansi rekruitmen tenaga kerja PT CHAS yang ada di lingkungan PT CGI.
" Jumlah massa ada 50 orang. Mereka menuntut PT CHAS mempekerjakan sejumlah 4 orang dari ikatan pemuda di daerah itu, " kata Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono waktu dihubungi Metrotvnews. com, Senin (2/11/2015).
Dianya menuturkan, tindakan massa yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Sobar ini pada akhirnya di mediasi oleh muspika Pasirwangi di aula kantor Kecamatan. " Mereka (massa), di ajak untuk mediasi dengan di hadiri oleh Humas PT CGI, " tutur dia.
Baca : Belasan Mobil Angkut Karyawan PT Chevron Diadang di Garut
Pudjo menyampaikan, pihak perusahaan terima usulan itu. Hal semacam ini sesuai sama perjanjian pihak perusahaan dengan perwakilan pemuda dalam mediasi.
" Pihak perusahaan terima usulan, di mana 3 orang bakal diberikan kompensasi serta 1 orang bakal diterima juga sebagai pekerja di PT CHAS. Kelak menanti ketentuan, sepanjang tiga hari dari PT CHAS, " kata dia.
TTD
Dianya menuturkan, tindakan massa yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Sobar ini pada akhirnya di mediasi oleh muspika Pasirwangi di aula kantor Kecamatan. " Mereka (massa), di ajak untuk mediasi dengan di hadiri oleh Humas PT CGI, " tutur dia.
Baca : Belasan Mobil Angkut Karyawan PT Chevron Diadang di Garut
Pudjo menyampaikan, pihak perusahaan terima usulan itu. Hal semacam ini sesuai sama perjanjian pihak perusahaan dengan perwakilan pemuda dalam mediasi.
" Pihak perusahaan terima usulan, di mana 3 orang bakal diberikan kompensasi serta 1 orang bakal diterima juga sebagai pekerja di PT CHAS. Kelak menanti ketentuan, sepanjang tiga hari dari PT CHAS, " kata dia.
TTD